Keberadaan ID-SIRTII (Indonesia Security Response Team on Internet Infrastructure) sejak tahun 2007 telah menjadi diskursus tersendiri dalam tatanan kelembagaan di bidang teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia. Sebagai badan publik yang berada dijajaran Departemen Komunikasi dan Informasi telah iberikan wewenang sebagaimana tertuang di dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi Nomor 26/PER/M.KOMINFO/5/2007. ID-SIRTII dimaksudkan sebagai suatu respon insiden yang akan melakukan koordinasi lintas sektoral di tingkat nasional antar penyelenggara telekomunikasi dan antar instansi terkait serta menjadi single point of contact untuk koordinasi luar negeri. ID-SIRTII didukung oleh sejumlah ahli, akademisi, praktis dan profesional yang kompeten, didukung oleh perangkat yang memadai dan didukung luas oleh komunitas internet nasional.
Ruang lingkup tugas ID-SIRTII adalah melakukan:
- Pemantauan dan deteksi dini potensi ancaman dan gangguan jaringan internet;
- Menyimpan rekaman transaksi internet sebagai alat bukti untuk proses hukum;
- Memberikan pelayanan informasi (Contact Center);
- Melakukan asistensi dan dukungan teknis pengamanan internet;
- Menyelenggarakan layanan Laboratorium Simulasi (Riset dan Pengembangan);
- Melakukan sosialisasi keamanan internet;
- Menjadi single point of contact (Coordination Center).
Di dalam tugas pemantauan, ID-SIRTII memprioritaskan pengamanan infrastruktur kritikal seperti sistem transportasi, keuangan, transaksi ekonomi, perbankan, pemerintahan pusat dan daerah,pendidikan, industri strategis dan BUMN, pertahanan kemanan serta industri internet itu sendiri. Semua negara yang telah melakukan pengamanan internet akan selalu mengutamakan pemantauan infrastruktur kritikal karena setiap gangguan yang terjadi akan dapat mengancam keselamatan nyawa manusia dan stabilitas suatu negara. Berdasarkan catatan tahun lalu, ID-SIRTII telah melakukan serangkaian kegiatan seminar dan workshop di kota besar di Indonesia seperti Semarang, Banjarmasin, Makassar, Medan, dan Bali. Seminar dan Workshop pada tahun lalu dititikberatkan pada Proteksi Infrastruktur Internet Sebagai Aset Strategis Dalam Kegiatan Keamanan Internet. Pada tahun ini, ID-SIRTII akan melakukan serangkaian kegiatan serupa di 5 (lima) kota yang dimulai dari kota Surabaya dan dilanjutkan ke kota Mataram, Balikpapan, Manado dan Pekanbaru. Kegiatan ini akan dititikberatkan pada sosialisasi tentang Pengamanan Infrastruktur Internet Indonesia.
Gangguan yang terjadi pada internet sudah pasti akan berdampak juga pada industri dan pada tingkat tertentu dapat menjadi bahaya yang bukan hanya mengancam harta benda, tetapi juga nyawa manusia. Karena kini semakin banyak infrastruktur kritikal seperti BUMN, layanan telekomunikasi, listrik, gas dan minyak (energi), sistem transportasi publik, sistem transaksi keuangan derivatif, perbankan serta pemerintah pusat maupun daerah yang kini telah secara masif memanfaatkan internet sebagai basis layanannya.
Upaya pengamanan menjadi sangat penting untuk dilaksanakan karena trend masa depan hampir seluruh aspek kehidupan akan terjadi di internet. Potensi ancaman dan gangguan akan terus meningkat dan dapat mengakibatkan kerugian yang luar biasa. Sementara sifat internet adalah anonim, borderless, tidak terbatas waktu dan terjadi dengan sangat cepat secara langsung (real time) di sembarang tempat sekaligus. Situasi ini menjadi tantangan berat di bidang penegakan hukum yang masih mengandalkan hukum konvensional.
Selain seminar tersebut, Kami hendak menyelenggarakan “One Day Workshop” sebagai tindak lanjut dari penyelenggaraan seminar tersebut. Workshop tersebut akan dilaksanakan sehari setelah pelaksanaan kegiatan seminar. Adapun tema workshop tersebut adalah “Cyber Six dan Pengantar Keamanan Internet”.
Maksud dan Tujuan
Maksud diselenggarakannya kegiatan seminar ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan berbagi pengetahuan serta pengalaman diantara peserta dan pemateri dalam hal koordinasi internasional untuk penanganan insiden keamanan internet dalam lingkup internal perusahaan. Sedangkan tujuan diselenggarakannya seminar adalah untuk mendapatkan pemahaman dan pembelajaran mengenai Pengamanan Infrastruktur Internet Indonesia.
Tema
Tema seminar adalah “Pengamanan Infrastruktur Internet Indonesia”
Peserta
1. Pemerintah
2. Universitas
3. Critical Infrastructure (Badan Usaha Milik Negara)
4. Penyelenggara Telekomunikasi
5. Media Massa
6. Komunitas TI setempat
7. Umum
Jadwal Roadshow
- 25 Maret 2010 ----> Surabaya, tempat di Politeknik Elektronik Negeri Surabaya
- 22 April 2010 ----> Mataram, tempat di Hotel Lombok Raya
- 30 Juni 2010 ----> Balikpapan, tempat di Novotel Hotel
- 22 Juli 2010 ----> Manado, tempat di Aston Hotel
- Pekanbaru, tempat dan waktu masih dalam proses konfirmasi*
(*) dalam konfirmasi
Download Materi Seminar :
Materi 1 (ID-SIRTII - Cyber 6.pdf)
Materi 2 (Telkom - Dukungan Operator.pdf)
Materi 3 (KKI - Partisipasi Komunitas 2010 v2.pdf)
Materi 4 (EC-Council - Defend your Network.pdf)
*Untuk konfirmasi Peserta seminar, silahkan melakukan konfirmasi ke alamat kontak dibawah ini:
- via email :
info@idsirtii.or.id
- via tlp :
021 - 3192 5551 (sdr/i Lutfi/Rizki/Hastung)